beritaup2date.com

PBNU Prediksi Idul Fitri 1445 Jatuh pada Rabu 10 April 2024

ilustrasi: PBNU Prediksi 1 Syawal 1445 Jatuh pada Rabu 10 April 2024 (dok.nu)

BERITAUP2DATE.COM, Bulan suci Ramadhan 1445 akan segera berlalu, selanjutnya Umat Muslim di seluruh sedunia mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya 1 Syawal.

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) adalah lembaga yang menyampaikan perhitungan terkait awal bulan Syawal 1445 H/2024 M. Menurut perhitungan, 1 Syawal 1445 diprediksi jatuh pada hari Rabu Pahing, 10 April 2024. Hasil ini didasarkan pada hasil perhitungan falakiyah atau astronomi yang juga tercantum dalam almanak resmi PBNU.

“Menurut hasil perhitungan falakiyah LF PBNU, sebagaimana tertera dalam almanak resminya, tanggal 1 Syawal bertepatan hari Rabu Pahing 10 April 2024,” tutur Kiai Sirril, Senin (8/4/2024) dilansir dari laman NU Online. 

Baca juga:
Korban Kecelakaan Tol Jakarta Cikampek KM 58 Dijamin Jasa Raharja

Ia menjelaskan, mekanisme penentuan awal bulan syar'iyyah oleh PBNU melibatkan rukyatul hilal setelah dilakukan perhitungan atau hisab sebagai upaya prediktif.

Rukyatul hilal merupakan verifikasi untuk melengkapi persyaratan ilmiah dalam konteks saintifik dan syar'iyyah dalam konteks keagamaan. 

Kendati LF PBNU telah melakukan perhitungan untuk tahun hijriah, hal itu hanya merupakan tahap prediksi saintifik dan belum memenuhi persyaratan syar'iyyah sebagaimana dikehendaki oleh ajaran agama. 

Baca juga:
1.071 jiwa terdampak Serta 615 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir dan Longsor Landa Minahasa Utara

“Maka, meskipun LF PBNU telah melakukan perhitungan atau hisab untuk tahun berapa pun yang diinginkan, itu baru tahap prediksi saintifik dan belum memenuhi persyaratan syar'iyyah sebagaimana dikehendaki oleh pesan nash (Al-Qur'an dan as-Sunnah atau hadits),” papar dia.

Secara organisasi, Kiai Sirril menegaskan bahwa LF PBNU akan menunggu keputusan dari Sidang Isbat Pemerintah dan di internal NU melalui Ikhbar PBNU. Proses ini melibatkan penerimaan laporan rukyatul hilal dari berbagai titik pantau hilal di seluruh Indonesia yang dikoordinasi oleh LF PBNU.

“Di internal NU akan dilakukan Ikhbar PBNU oleh petinggi NU yg nanti ditandatangani oleh Rais Aam Syuriyah dan Ketua Umum, setelah menerima laporan rukyatul hilal dari berbagai titik pantau hilal di seluruh Indonesia,” jelas Kiai Sirril. 

Baca juga:
Mau Liburan Lebaran Keliling Dunia? Ada Dipuncak Loh...

Sidang isbat Pemerintah yang digelar oleh Kementerian Agama RI juga bertujuan untuk mengurangi perbedaan dan menyatukan sikap kebersamaan di antara elemen masyarakat dalam menentukan awal bulan Syawal.

Penulis: RijalEditor: Rijal

×
×