beritaup2date.com

Keutamaan serta Tata Cara Shalat Sunnah Rawatib

Ilustrasi. Melaksanakan Shalat Sunnah Rawatib (Foto. Istimewa)

BERITAUP2DATE.COM,
Shalat sunnah rawatib merupakan shalat sunnah yang mengiri shalat fardhu. Shalat sunnah ini terdiri dari qabliyah yang dilakukan sebelum shalat fardhu dan badiyah yang dilakukan setelah shalat fardhu. 

Shalat rawatib ini bisa dikerjakan sesuai kemampuan atau kesanggupan kita, yang penting tetap berpegang pada ketetapan waktu pelaksanaannya. 

Dilansir dari laman baznas, berikut terkait keutamaan serta tata cara melakukannya shalat sunnah rawatib:

Baca juga:
Provinsi Jawa Barat raih Juara Umum di O2SN 2024

Shalat Rawatib Subuh

Shalat rawatib pada waktu subuh difasilitasi dengan dua rakaat sebelum shalat fardhu (sunnah qabliyah), yang keutamaannya tidak kalah istimewa dari yang lain. disebutkan dalam sebuah hadits Imam Muslim, Rasulullah Saw bersabda: “Dua rakaat shalat fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya.”

Lafal niat shalat rawatib subuh adalah sebagai berikut:
Ushalli sunnatas subhi rakataini qabliyyatan lillahi ta ala, 
“Saya shalat sunnah qabliyah subuh dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Baca juga:
Jatinangor National Park, Berikan Tiket Gratis bagi Mahasiswa se-Jawa Barat Sepanjang September 2024

Shalat Rawatib Dzuhur

Shalat rawatib di waktu dzuhur dikerjakan sebanyak empat rakaat sebelum shalat fardhu dan empat rakaat sesudahnya. Nabi Saw juga bersabda dalam sebuah hadits yang artinya, “Siapa orang yang menjaga empat rakaat sebelum dzuhur dan empat rakaat setelahnya, maka Allah haramkan ia masuk neraka.”

Lafal niatnya adalah sebagai berikut: 
Ushalli sunnatad dzuhri arba a rakaatin/rakataini qabliyyatan/badiyatan lillahi ta ala. 
“Saya shalat sunnah qabliyah/ba’diyah dzuhur empat rakaat/dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Baca juga:
Telkomsel Berkolaborasi dengan Huawei, Luncurkan Teknologi 5G Standalone Pertama di Indonesia

Shalat Rawatib Ashar

Shalat rawatib yang dikerjakan saat ashar berjumlah empat rakaat yang dilakukan sebelum shalat fardhu. Ada sebuah dalil dari Nabi Saw, mengatakan keutamaan shalat rawatib ashar, yang artinya “Allah akan merahmati hamba-Nya yang shalat empat rakaat sebelum Ashar.”

Lafal niatnya adalah sebagai berikut:  
Ushalli sunnatal ashri arba a raka atin/rak ataini qabliyyatan lillahi ta ala.
“Saya shalat sunnah qabliyah ashar empat rakaat/dua rakaat karena Allah taala.”

Shalat Rawatib Maghrib

Syariat Islam menganjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah rawatib di waktu maghrib berjumlah dua rakaat di sebelum dan sesudah shalat fardhu. Nabi Saw bersabda yang artinya, “Siapa orang yang shalat dua rakaat setelah Maghrib sebelum ia sempat berbicara apapun, maka pahalanya akan dicatat di surga Illiyyin.”

Lafal niatnya adalah sebagai berikut: 
Ushalli sunnatal maghribi rak ataini qabliyyatan/badiyatan lillahi ta ala.
“Saya shalat sunnah qabliyah/badiyah maghrib dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Shalat Rawatib Isya

Sama halnya seperti rawatib maghrib, shalat rawatib isya juga dikerjakan dua rakaat sebelum dan sesudah shalat fardhu.

Lafal niatnya adalah sebagai berikut: 
Ushalli sunnatal Isya rakataini qabliyyatan/ba diyatan lillahi ta ala.
“Saya shalat sunnah qabliyah/badiyah Isya dua rakaat karena Allah taala.”

Itulah penjelaan mengenai keutamaan serta tata cara shalat sunnah rawatib di kelima waktu sholat. Semoga kita senantiasa menjadi hamba-Nya yang selalu memperbaiki shalat baik itu shalat fardhu maupun sunnah nya.

Penulis: BomaEditor: Boma

×
×