BERITAUP2DATE.COM, Pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 terus di lakukan selama arus mudik dan arus balik lebaran. Pada mudik kali ini, catatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam volume kendaraan di beberapa gerbang tol utama.
Sampai pada saat ini, laporan mencatat adanya lonjakan pergerakan kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju berbagai daerah di Indonesia.
Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus menyampaikan, Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat 13.169 kendaraan keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju Tol Trans Jawa, sementara hanya 2.595 kendaraan yang masuk kembali ke Jakarta. Pola serupa juga terlihat di GT Cikupa, di mana 4.400 kendaraan menuju Merak, sedangkan 5.332 kendaraan masuk ke Jakarta. Selain itu, GT Ciawi mencatat 5.807 kendaraan keluar menuju Bogor, sementara 3.728 kendaraan masuk. Sementara itu, di GT Kalihurip Utama yang mengarah ke Bandung, sebanyak 5.557 kendaraan keluar dan 2.164 kendaraan masuk ke Jakarta.
Baca juga:
BRI Pastikan Transaksi Aman dan Mudah selama Hari Raya Idul Fitri Lewat Jaringan AgenBRILink
Selain peningkatan volume kendaraan, laporan Operasi Ketupat 2025 juga mencatat adanya 52 kasus kecelakaan lalu lintas.
Dari jumlah tersebut, 32 kecelakaan terjadi di delapan Polda prioritas, mengakibatkan 32 orang meninggal dunia, tiga orang luka berat, 52 orang luka ringan, serta kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp144.700.000. Sementara itu, di 28 Polda lainnya, tercatat 20 kecelakaan dengan lima korban meninggal, lima luka berat, 18 luka ringan, dan kerugian material sebesar Rp31.900.000.
“ Dalam upaya mengendalikan arus lalu lintas, pihak berwenang masih belum memberlakukan sistem one way di KM 47 hingga KM 70 serta sistem contraflow di KM 57 hingga KM 70. Sementara itu, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas tetap berlaku sejak 24 Maret hingga 8 April 2025, kecuali untuk kendaraan yang membawa kebutuhan pokok, uang, hantaran ternak, dan barang khusus lainnya. “ ujar Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus dilansir dari laman humaspolri.
Baca juga:
Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Jelajahi Istana Negara di Acara Griya Idul Fitri
Untuk meningkatkan keselamatan selama arus mudik dan arus balik, masyarakat dihimbau untuk memeriksa kondisi fisik dan kendaraan sebelum berangkat, serta selalu menjaga jarak aman saat berkendara.
Pemudik juga diingatkan untuk memastikan saldo uang elektronik cukup untuk memperlancar transaksi di gerbang tol. Untuk informasi arus lalu lintas secara real-time, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Google Maps agar perjalanan menjadi lebih terencana dan aman.
Pihak kepolisian dan instansi terkait terus berupaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran selama arus mudik dan arus balik Lebaran demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama pulang kampung di libur lebaran.
Baca juga:
Operasi Ketupat 2025, Info Arus Lalu Lintas serta Upaya Polri Menangani Kemacetan











