BERITAUP2DATE.COM, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah menjajaki kerja sama dalam pengembangan kurikulum pendidikan yang berfokus pada kecerdasan Artificial Intelligence (AI) dengan Universitas Tokyo, Jepang.
Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital mengungkapkan bahwa kerja sama ini akan diarahkan pada aspek teknis guna meningkatkan literasi serta keahlian digital masyarakat Indonesia melalui pemanfaatan teknologi AI.
“Dari apa yang ditawarkan oleh Profesor Yutaka Matsuo kerjasama pengembangan kurikulum pendidikan Artificial Intelligence ini sangat menarik. Ia menawarkan pengembangan hal-hal yang sifatnya teknis seperti digital knowledge dan digital skill,” ujar Wamenkomdigi dilansir dari laman menpan.
Baca juga:
18 Kloter Jemaah, Mulai Masuk Asrama Haji hari ini
Nezar menambahkan bahwa Prof. Matsuo juga menawarkan bentuk kolaborasi yang mencakup penerapan AI sebagai solusi untuk permasalahan sehari-hari di masyarakat.
Universitas Tokyo memberikan peluang bagi Indonesia untuk meniru model Jepang dalam pemanfaatan teknologi AI guna memperkuat sektor bisnis.
“Ia mendorong dengan mencontohkan apa yang dilakukan di Jepang, mereka yang sudah mendapatkan pendidikan ini, kemudian bisa membuat semacam startup-startup yang langsung bisa untuk memecahkan persoalan-persoalan yang ada di dalam masyarakat. Atau ketika mereka berkecimpung di dalam bisnis, bagaimana adopsi teknologi artificial intelligence ini bisa memperkuat solusi-solusi bisnis yang dibuat,” jelasnya.
Baca juga:
Makna dan Sejarah Singkat Hari Pendidikan Nasional
Saat ini, diskusi kerja sama masih dalam tahap awal. Namun, Nezar optimis bahwa baik Prof. Matsuo maupun pihak ERIA menunjukkan minat yang besar terhadap potensi kolaborasi dengan Kemkomdigi.
Sebagai pakar AI yang juga merupakan penasihat teknologi bagi pemerintah Jepang, Prof. Matsuo memiliki kapasitas untuk menjembatani kebutuhan industri dan pengembangan teknologi, terutama dalam meningkatkan kompetensi masyarakat di bidang AI.
“Kita terbuka untuk kesempatan bekerjasama, ini baru diskusi awal. Tapi, Profesor Takamatsu dan Eria kelihatannya cukup berniat untuk bisa bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital,” tutup Wamenkomdigi.
Baca juga:
ITDC dan MGPA Dukung Ducati Party di Mandalika sebagai Penutup We Ride As One











