beritaup2date.com

Mudik Lebih Nyaman dengan Fitur Pencarian Masjid Terdekat di Aplikasi Pusaka Kemenag

Ilustrasi. Fitur layanan pencarian tersebut, dapat diakses melalui Aplikasi Pusaka, yang tersedia di Google Play Store dan App Store. (dok. kemenag)

BERITAUP2DATE.COM, Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Kementerian Agama (Kemenag) memberikan kenyamanan bagi para pemudik dengan menghadirkan layanan pencarian masjid terdekat sebagai tempat untuk menjalankan ibadah atau beristirahat selama perjalanan mudik. 

Fitur layanan pencarian tersebut, dapat diakses melalui Aplikasi Pusaka, yang tersedia di Google Play Store dan App Store.

Dilansir dari laman kemenag, Abu Rokhmad selaku Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag menyampaikan "Pemudik yang ingin beristirahat bisa mencari informasi masjid terdekat melalui Pusaka".

Baca juga:
Sidang Isbat: Pemerintah Umumkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

Untuk menemukan masjid terdekat, pengguna cukup membuka aplikasi Pusaka, lalu memilih menu Islam di halaman utama. Selanjutnya, pilih menu Masjid dan gunakan fitur Terdekat, sehingga sistem akan secara otomatis menampilkan lokasi masjid di sekitar pengguna. Setelah menemukan masjid tujuan, pengguna dapat mengklik Arahkan Lokasi untuk mendapatkan rute menuju masjid tersebut.

Sebagai bentuk dukungan bagi pemudik, Kemenag telah menyiapkan 6.291 posko Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di berbagai provinsi. Masjid-masjid ini disiapkan sebagai tempat istirahat agar perjalanan mudik lebih nyaman dan lancar.

Selain berfungsi sebagai tempat menjalankan ibadan dan beristirahat, Abu Rokhmad berharap Masjid Ramah Pemudik dapat menciptakan suasana yang ramah dan menyenangkan, dengan menyediakan minuman serta takjil sesuai kapasitas masing-masing masjid.

Baca juga:
Presiden Prabowo Subianto Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

"Pelayanan tidak perlu mewah, yang terpenting adalah memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pemudik yang singgah," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan jajaran Kemenag di daerah untuk mendata jumlah pemudik yang singgah di setiap masjid secara berkala, baik selama arus mudik maupun arus balik. Data ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi efektivitas program dan akan dilaporkan kepada Menteri Agama.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya dokumentasi dan publikasi terkait lokasi masjid yang ikut serta dalam program ini, agar masyarakat dapat lebih mudah menemukan tempat istirahat yang nyaman.

Baca juga:
Operasi Ketupat 2025, Polisi Imbau Pemudik Tetap Waspada Menghadapi Arus Mudik yang Padat

"DKM juga dapat mempublikasikan testimoni dari pemudik yang merasakan manfaat layanan Masjid Ramah Pemudik di media sosial, sehingga informasi ini menyebar di tengah masyarakat dan bermanfaat bagi pemudik lainnya," tutup Abu Rokhmad.


×